duniaesai.com

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Selamat Datang di Dunia Esai

Di sini anda dapat menemukan referensi berupa esai, artikel, makalah yang telah dikumpulkan dan dikelompokkan ke dalam masing-masing subyek bahasan.
Anda dapat mencari referensi yang dibutuhkan melalui direktori yang ada, atau menggunakan mesin pencari yang kami sediakan. Saat ini Dunia Esai menyediakan lebih dari 450 artikel, esai, dan makalah yang terus diperbarui.

Memajukan Pariwisata Indonesia

E-mail Print PDF
( 48 Votes )
User Rating: / 48
PoorBest 

Belakangan ini berita tentang masalah kekompetitifan Indonesia terus memenuhi benak pembaca. Indonesia sekarang sedang kerepotan menangkis serangan produk asing.Regulasi yang disiapkan pemerintah diberbagai sektor dirasa belum menjadi dorongan kuat bagi peningkatan kekompetitifan Indonesia.
Belum lagi lagu lama mengenai infrastruktur yang di beberapa tempat kurang memadai dan dibeberapa bagian lain bumi pertiwi ini kondisinya sangat menyedihkan. Namun,ada serbuan asing yang kian menggembirakan.Bentuknya adalah serbuan wisatawan asing yang terus meningkat.Industri pariwisata sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia mulai menikmati terbitnya matahari setelah sempat lama terbenam oleh berbagai aksi teror.
Jika membuka angka statistik pariwisata dari Kementerian Pariwisata, sudah selayaknya bangsa ini tersenyum lebar. Setelah Bali kembali diguncang bom pada 1 Oktober 2005, kunjungan wisatawan tahun 2006 memang turun drastis menjadi 4.871.351 turis.Namun pada 2007 naik 13,02% menjadi 5.505.759.
Terakhir pada penghujung 2010 angkanya kian menggembirakan, yaitu tercatat 7.002.944 turis mancanegara yang mengunjungi Indonesia. Artinya dari tahun 2006 ke 2010 kunjungan turis mancanegara ke Indonesia naik 44%.Tak ada kata lain yang dapat digambarkan selain angka ini sangat melegakan.
Turis mana pun yang ke Indonesia pasti akan mengatakan bahwa alasan mereka datang ke negeri dengan lebih dari 16.000 pulau ini adalah keindahan alamnya. Memang Indonesia belum bisa mengembangkan surga belanja seperti Singapura atau surga kemajuan seperti di Eropa atau Jepang, tapi keindahan alam Indonesia belum ada yang bisa menandingi.
Begitu banyak tempat wisata eksotis yang ada dunia, tetapi Indonesia pastinya tak kalah dari tempat-tempat itu semua. Jika tempat wisata di luar negeri menawarkan hanya segelintir tempat eksotis dan beberapa jenis kebudayaan dalam satu negara, Indonesia menawarkan ratusan budaya dan ribuan tempat eksotis.
Bisa dibilang negara-negara lain adalah toko-toko kecil pariwisata, sementara Indonesia adalah sebuah hipermarket pariwisata. Pekerjaan rumahnya adalah menjadikan hipermarket itu mempunyai pelayanan sekelas toko-toko kelas atas .
Kalau kita melihat berbagai acara di televisi luar negeri,misalnya BBC Knowledge, National Geographic, Discovery Channel dan berbagai acara sejenis lainnya,bisa kita lihat para pembawa acara terkagum-kagum akan keindahan alam dan budaya Indonesia.
Tak jarang terselip ucapan spontan bahwa Indonesia adalah bagian surga yang tercecer ke bumi. Modal keterbukaan bangsa ini sudah bagus. Indonesia sudah menjadi salah satu negara dengan bandara internasional terbanyak. Kita punya 14 bandara internasional di Jakarta, Bali,Medan, Padang,Pekanbaru, Batam, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Manado,Balikpapan,Makasar, serta Bima.
Sekarang tugasnya adalah bagaimana bisa mengemas paket-paket wisata yang menarik. Tak ada salahnya mencontoh—dengan inovasi tentunya—kompetitor Malaysia yang bahkan bisa menjual sebuah kunjungan melihat orang utan menjadi objek wisata. Jangan lupakan juga masalah infrastruktur.
Sekalipun turis asing mencintai tempat destinasi wisata yang masih alami dan tidak terlalu ramai, tentu mereka tidak mengharapkan tiba di bandara yang seperti pasar dan naik mobil melintasi jalan berlumpur.
Satu hal yang paling menguntungkan dengan memajukan pariwisata adalah dengan sendirinya bangsa ini akan lebih memedulikan nasib lingkungan. Eco tourism akan berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan Indonesia.Uang didulang,alam pun disayang
Tajuk, Harian Seputar Indonesia

 

You are here: Esai Esai Lain-lain Memajukan Pariwisata Indonesia