Tata Motors: Torsi Besar Wajib Untuk Pick-Up Di Indonesia



Get di Indonesia harus besar lengan berkuasa bawa beban dan melalui ragam kondisi jalan. TM 

Jual Mobil Pick Up  : Mengerti bagaimana huruf pengemudi untuk segmen kendaraan beroda empat penumpang, ternyata diberlakukan Tata Motors untuk segmen kendaraan beroda empat komersial nasional. Salah satu yang mereka tekankan ialah kekuatan kendaraan beroda empat untuk memuat beban, termasuk kekuatan untuk membawanya dalam segala situasi jalan. 

Menurut penuturan President Director PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Biswadev Sengupta kepada medcom.id beberapa waktu lalu, bahwa pengembangan kendaraan beroda empat uintuk Indonesia ya hanya mereka jual untuk pasar Indonesia. 

"Kami melihat seruan masyarakat akan sebuah kendaraan beroda empat komersial kecil dan huruf penggunaannya. Mereka ingin kendaraan beroda empat menyerupai apa dan kami mulai menyebarkan itu. Hal ini juga yang menjadi alasan terkuat, mengapa kami hanya menjual kendaraan beroda empat tipe tertentu untuk pasar Indonesia saja," klaim Biswadev. 

Mobil-mobil yang mereka riset khusus untuk pasar Indonesia menyerupai tipe get Tata Super Ace 2, kemudian Super Ace HT hingga Xenon HD, menjadi exchange stamp khusus untuk pasar nasional. Mobil-mobil ini punya keistimewaan di bab kapasitas angkut hingga torsi yang melimpah. Bahkan untuk beberapa wilayah, Tata Motors memperlihatkan opsi untuk setup bab kaki-kaki. 

Sebagai citra gampangnya, Tata Xenon yang tenaga kecepatannya hanya 75 daya kuda, punya torsi yang sangat besar hingga 275 newton meter yang diperoleh pada gasingan mesin 1.350 RPM hingga 1.600 RPM. Begitu juga dengan Super Ace HT yang tenanganya hanya 70 daya kuda namun torsinya mencapai 135 newton meter pada putaran mesin 2.500 RPM saja. 

"Membuat get untuk pasar nasional, harus mengetahui huruf pengemudi kendaraan beroda empat dan juga medan atau wilayah yang sering mereka lalui ketika mengangkut barang. Dari situ gres kita kembangkan kendaraan beroda empat yang cocok untuk wilayah atau negara tersebut. Seperti huruf pengemudi get di Indonesia, mereka jikalau bawa barang suka berlebih dari kapasitas angkutnya. Tapi di sisi lain, ingin tetap mobilnya bertenaga ketika memuat bobot berlebih, nah itu ialah tantangan dan kami dapat menjawabnya," imbuh Corporate Communication PT TMDI, Kiki Fajar. 

Tak cukup hingga di sana, Kiki juga menegaskan bahwa beberapa wilayah yang kondisi jalannya cukup ekstrim dan butuh suspensi yang lebih keras dan lebih panjang, mereka play on words memenuhinya. Semua mereka lakukan biar produk yang mereka pasarkan, benar-benar diadaptasi dengan cita-cita pengemudi dan juga sang empunya.

Post a Comment

0 Comments